PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi PerkembanganPsikologi Pendidikan

anak yang ditolak secara agresif

aggressive-rejected child

Ringkasan Singkat

Anak yang cenderung berperilaku bermusuhan dan antagonis sehingga aktif tidak disukai oleh teman sebaya dalam pengukuran sosiometrik.

Anak yang ditolak secara agresif (aggressive-rejected child) adalah kategori dalam pengukuran sosiometrik penerimaan teman sebaya yang merujuk pada anak-anak dengan kecenderungan perilaku bermusuhan, suka berkelahi, dan antagonis. Karena perilaku mereka yang mengganggu, anak-anak ini secara aktif tidak disukai dan dikucilkan oleh rekan-rekan mereka. Mereka sering kali memiliki kesulitan dalam memahami isyarat sosial dan cenderung mengatribusikan niat buruk pada orang lain (bias atribusi bermusuhan).

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dalam kategori ini memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengembangkan psikopatologi gangguan perilaku dan terlibat dalam kenakalan remaja di kemudian hari. Tanpa intervensi yang tepat, pola penolakan sosial ini dapat menciptakan lingkaran setan di mana anak menjadi semakin agresif karena merasa terisolasi. Program pelatihan keterampilan sosial dan manajemen kemarahan sangat disarankan untuk membantu anak-anak ini berintegrasi kembali dengan kelompok sebaya mereka.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Coie, J. D., & Dodge, K. A. (1983). Continuities and changes in children's social status: A five-year longitudinal study. Mercury.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback